Minggu, 11 Desember 2011

sepenggal kisah

salam sejahtera bagi kita semua,

kawan-kawan sy punya sepenggal kisah yang sederhana tapi penuh makna, mungkin diantara kalian ada yang sudah tau dan ada juga yg belum tau. namun seperti yang sudah saya katakan walaupun ini sebuah kisah sederhana tapi sarat makna, cukup menarik dan dapat dijadikan renungan bagi kita semua untuk menjadi pembelajaran bagi proses pendewasaan dalam pribadi kita, jadi pada kesempatan kali ini saya akan share buat kalian semua kawan-kawanku..

check this out!
seorang cendikiawan(C) menumpang perahu di sebuah danau. Ia bertanya pada tukang perahu (TP):

C : "sobat apakah kau pernah mempelajari matematika?"
TP : "tidak"
C : "sayang sekali, berarti anda telah kehilangan lagi seperempat dari kehidupan anda. atau barangkali anda pernah mempelajari ilmu filsafat?"
TP : "itu juga tidak"
C : "dua kali sayang, berarti anda telah kehilangan lagi seperempat dari kehidupan anda. bagaimana dengan sejarah?"
TP : "juga tidak"
C : "artinya, seperempat lagi kehidupan anda hilang"

tiba2 angin bertiup kencang dan terjadi badai. danau yang tadinya tenang menjadi bergelombang, perahu yang ditumpangi merekapun oleng. cendikiawan itu pucat. dengan tenang tukang perahu itu bertanya :

TP : "apakah anda pernah belajar berenang?"
C : "tidak"
TP : "sayang sekali, berarti anda akan kehilangan seluruh kehidupan anda"

bagaimana?

semoga kita semua dapat mengabil hikmah dari sepengal kisah diatas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar